Balita dengan berat badan yang tidak ideal, memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan kesehatan. Risiko adalah sebuah cara untuk mengungkapkan kemungkinan lebih besar mengalami gangguan kesehatan. Yuk, cegah terjadinya obesitas sejak balita, agar pertumbuhan dan kesehatan balita optimal. Obesitas adalah kondisi kronis di mana terdapat jumlah lemak sejak balita.
Ibu bisa mencegah terjadinya obesitas pada si Kecil, salah satunya dengan membiasakan pola hidup sehat. Mulai dari mempertimbangkan setiap asupan nutrisi si Kecil, mengatur aktifitas fisik harian dan menyediakan makanan serta cemilan bergizi setiap hari.
Aktifitas fisik yang rutin dilakukan setiap hari sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan si Kecil. Berikut adalah beberapa hal yang termasuk aktifitas fisik ringan bagi si Kecil :
• Berdiri.
• Berjalan dengan ritme lamban ke normal.
• Bermain ringan.
Sementara, beberapa aktifitas di bawah ini termasuk pada kategori enerjik bagi si Kecil :
• Permainan aktif.
• Berjalan dengan ritme cepat.
• Bersepeda.
• Menari.
• Berenang.
• Melompat.
• Memanjat.
Untuk menjaga berat badan si Kecil, Ibu bisa menerapkan pola makan teratur yang diikuti oleh seluruh anggota keluarga. Balita dengan berat badan yang tidak ideal, memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan kesehatan. Yuk, cegah terjadinya obesitas sejak balita. Agar pertumbuhan dan kesehatan balita optimal.
Makanan Manis? Hanya Bonus!
Ibu perlu membatasi asupan makanan yang kadar gulanya dan lemaknya tinggi. Makanan seperti ini merupakan salah satu faktor terbesar, si Kecil mengalami obesitas. Tipsnya, Ibu bisa berikan makanan ringan ini sebagai bonus bagi si Kecil. Makanan yang perlu dibatasi tadi antara lain adalah permen, cokelat, chips kentang, minuman manis dan makanan ringan lainnya.
Di masa pertumbuhannya, sebaiknya anak mengenal beragam rasa dan jenis makanan. Perkenalkan ragam buah-buahan dan sayuran kepada si Kecil sejak usia dini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar